Penyetaraan Istilah dan Data Primer: Persiapan sebelum membuat Topic Cluster

Dalam video kali ini, saya ingin menginformasikan panduan tentang Penyetaraan Istilah dan cara export Data Primer menggunakan beberapa tools seperti Google Keyword Planner, Google Search Console, Ahrefs dan UberSuggest.

Panduan ini akan sangat bermanfaat bagi teman-teman ketika ingin mengimport data ke dalam Content Gap Validator untuk membuat Topic Cluster dan SEO Analysis.

Dalam video kali ini saya hanya akan fokus kepada 2 panduan, yaitu

  1. Penyetaraan Istilah
  2. Data Primer

Kedua panduan ini akan menjadi penunjang bagi teman-teman sebelum mengimport data Topic Ideas, Top Pages dan Top Keywords ke Content Gap Validator sebagaimana yang akan dibahas secara lengkap pada video berikutnya.

Panduan Pertama: Penyetaraan istilah

Terdapat perbedaan interpretasi yang cukup signifikan antara data dari First Party seperti Google Search Console dibandingkan dengan data dari Third Party seperti Ahrefs, Semrush atau UberSuggest.

Dalam hal ini adalah; istilah untuk setiap metrics yang ada pada Top Pages yang di-export dari semua tools tersebut.

Oleh karena itu, perlu ada penyetaraan istilah yang lebih sepadan untuk memudahkan dalam mengimport data ke Content Gap Validator.

Berikut ini adalah table yang menjadi acuan bagi teman-teman untuk Penyetaraan Istilah ketika menemukan perbedaan nama pada Data First Party dan Data Third Party.

Teman-teman juga bisa mendownload Table Penyetaraan Istilah melalui link Google Drive yang telah saya sediakan.

Penyetaraan Istilah untuk Top Pages

ItemClicksImpressionPositionCTRURL
Google Search ConsoleClicksImpressionPositionCTRTop Pages
Content Gap ValidatorClicks (Traffic)Impression (SV)PositionCTRURL
AhrefsCurrent TrafficCurrent Top keyword: VolumeCurrent Top keyword: PositionURL
UberSuggestEst. VisitsURL

Penyetaraan Istilah untuk Top Keywords

ItemClicksSearch VolumePositionCTRURL
Content Gap ValidatorTrafficSearch VolumePositionCTRURL
AhrefsTrafficVolumeCurrent PositionCurrent URL
UberSuggestEst. VisitsVolumePositionRanking URL

Panduan Kedua: Data Primer

Ketika teman-teman ingin membuat Topic Cluster menggunakan Content Gap Validator, Data Primer yang teman-teman butuhkan adalah sebagaimana berikut:

Topic Ideas, yang bisa diperoleh dari Google Keyword Planner, Ahrefs, Semrush atau yang lainnya.

Kemudian Top Pages atau Organic Pages dan Top Keywords atau Organic Keywords.

Data Primer yang pertama, Topic Ideas.

Topic Ideas

Data Primer untuk Topic Ideas atau Keyword Ideas dapat teman-teman peroleh dari banyak tools, misalnya Google Keyword Planner, Ahrefs, Semrush, Ubersuggest atau yang lainnya.

Apabila ingin memiliki data Average Monthly Searches seperti yang ada pada table di sisi kanan dari halaman Topic Ideas, maka teman-teman perlu untuk menggunakan akun Google Keyword Planner yang aktif menjalankan iklan.

Keuntungannya adalah, teman-teman bisa memperkirakan seberapa besar Potential Traffic selama 12 bulan kedepan dan metrics yang dimunculkan pada Average Monthly Searches Volume lebih akurat berdasarkan data dari Google.

Grafik untuk Average Monthly Searches ini dapat teman-teman lihat di halaman Chart.

Ketika teman-teman sudah mengimport data untuk Average Monthly Searches ke Content Gap Validator, jangan lupa untuk melakukan setup pada bulan dan tahun sesuai dengan data Spread Sheets dari Google Keyword Planner.

Selanjutnya, teman-teman juga perlu untuk mengubah format semua angka menjadi Number, dengan cara pilih Format di bagian menu, kemudian pilih Number.

Data Primer yang kedua dan ketiga adalah Top Pages dan Top Keywords.

Top Pages dan Top Keywords

Data untuk Top Pages dan Top Keywords dapat diambil dari Google Search Console, Ahrefs, Semrush, UberSuggest, Moz atau yang lainnya.

Dalam video ini, saya akan share bagaimana cara untuk mengambil data Top Pages dan Top Keywords menggunakan 3 Tools yang paling umum, yaitu Google Search Console, Ahrefs dan UberSuggest.

Cara export data Top Pages dan Top Keywords dari Google Search Console

Cara untuk export data dari Google Search Console adalah sangat mudah.

Pertama-tama, teman-teman harus mengakses terlebih dahulu property website teman-teman di akun Google Search Console.

Pilih Search Results pada tab Performance, kemudian klik export pada sisi kanan.

Pada Google Search Console ini, teman-teman hanya bisa mengexport data Top Pages maksimal 1000 baris. Dan, data Top Keywods atau Top Queries hanya bisa teman-teman ketahui landing pages-nya jika teman-teman masih berada di halaman interface Google Search Console.

Cara export data Top Pages dan Top Keywords dari Ahrefs

Cara untuk export data Top Pages dan Top Keywords menggunakan Ahrefs dapat dilakukan dengan mengunakan fitur Site Explorer.

Teman-teman ketik nama domain website teman-teman atau website kompetitor di kolom search, kemudian tekan enter.

Selanjutnya, teman-teman dapat memilih Top Pages dan Top Keywords atau Organic Keywords pada tab Organic Search.

Sebelum mengeksport data, sangat direkomendasikan agar teman-teman memilih opsi Don’t Compare di sebelah tanggal agar file yang di-export tidak terlalu kompleks. Hal ini juga dapat membantu teman-teman untuk menghemat credit yang teman-teman miliki sesuai dengan Subscription Plan.

Jika sudah, teman-teman bisa mengklik export melalui button di sisi kanan layar.

Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika export data Top Pages dan Top Keywords menggunakan Ahrefs, sebagaimana berikut:

  • Filter berdasarkan keyword

Jika website teman-teman saat ini masih belum terlalu kompleks dan besar, maka teman-teman dapat meng-export seluruh data Top Pages atau Top Keyword yang teman-teman miliki secara keseluruhan.

Namun, ketika website teman-teman sudah semakin kompleks dan semakin besar, maka teman-teman harus mempertimbangkan apakah teman-teman akan mengekport seluruh data Top Pages atau Top Keywords dari root domain utama, berdasarkan subdomain atau berdasarkan path tertentu dari root domain seperti blog atau product.

Sehingga teman-teman tidak perlu meng-export beberapa pages atau keywords yang tidak berkaitan langsung dengan Topic Cluster atau data yang ingin dianalisis.

Semakin banyak jumlah rows yang teman-teman export dari Ahrefs, maka semakin besar biaya yang akan teman-teman habiskan untuk meng-export data.

Untuk mengantisipasi hal ini, teman-teman dapat menggunakan fitur filter keyword yang sudah disediakan oleh Ahrefs sebelum export data Top Pages atau Top Keywords.

  • Export URL berdasarkan Seed keywords, yaitu yang berkaitan secara langsung dengan project yang teman-teman kerjakan sekarang

Misalnya, teman-teman ingin membuat Topic Cluster baru untuk website teman-teman menggunakan Seed Keywords camping, hiking, outfit ke gunung, peralatan camping dan ootd pantai.

Teman-teman dapat memanfaatkan filter keyword yang ada pada Top Pages dan Organic Keywords di Ahrefs sesuai dengan Seed Keywords tersebut. Sehingga, jumlah rows yang bisa teman-teman export lebih sedikit dan hemat biaya.

Jika teman-teman sudah mengakses Top Pages untuk website teman-teman di Ahrefs, teman-teman pilih terlebih dulu country yang ingin teman-teman targetkan. Kemudian gulir ke sisi kanan, klik tanda + dan Keyword Filters, kemudian pilih Keyword.

Klik pilihan Any Rule, kemudian isi setiap baris masing-masing 1 Seed keyword dari semua Seed Keywords yang teman-teman miliki.

Klik Apply dan Show Result.

Ketika teman-teman mengaktifkan filter ini, seharusnya data yang ditampilkan akan lebih spesifik sesuai dengan Seed Keywords yang teman-teman miliki.

Selain itu, jumlah rows akan menunjukkan angka yang jauh lebih sedikit dari sebelumnya.

Jangan lupa untuk mengaktifkan pilihan Don’t Compare di sebelah tanggal, kemudian yang terakhir klik export.

Cara seperti ini, juga berlaku jika teman-teman ingin meng-export data Top Keywords atau Organic Keywords dari Ahrefs.

*****

In case, teman-teman sudah mengimport data Top Pages dan Top Keywords website ke Content Gap Validator dan ingin melakukan validasi konten, teman-teman bisa melihat mana saja keyword yang belum memiliki landing page dan perlu untuk dibuat kontennya dan mana saya keyword yang sudah memiliki landing page dan perlu untuk dioptimasi.

Ketika teman-teman menemukan bahwa landing pages untuk keyword yang ditargetkan tidak muncul, padahal teman-teman yakin bahwa teman-teman sudah memiliki kontennya, maka teman-teman dapat klik CGV pada sisi kiri dari halaman Topic Cluster untuk mengonfirmasi secara langsung di SERP.

Disitu teman-teman akan melihat, apakah website teman-teman sudah memiliki landing page untuk keyword tersebut atau memiliki opportunity untuk muncul di SERP ketika ada yang search menggunakan keyword tersebut.

Teman-teman dapat hapus tanda kutip yang tertulis di Google Search.

Oh iya teman-teman, rekomendasi dari saya adalah bahwa Seed Keywords yang teman-teman gunakan saat export data dari Ahrefs memiliki jumlah dan term yang sama dengan Seed Keywords yang teman-teman gunakan ketika export Topic Ideasr dari Google Keyword Planner.

Nah, kedua cara yang saya sebutkan tadi, akan menjadi tips yang sangat bermanfaat dan semakin sering digunakan ketika teman-teman ingin membuat Topic Cluster di topik yang baru dan ketika ingin mengukur Topic Ownership website teman-teman dibandingkan dengan website kompetitor.

Pembahasan tentang apa manfaat, tujuan dan cara melakukan SEO Competitive Analysis: Topic Ownership Measurement akan dibahas secara lengkap pada video terpisah.

Cara export data Top Pages dan Top Keywords dari UberSuggest

Meng-export data Top Pages dan Top Keywords dari UberSuggest lebih simple daripada meng-export data dari Ahrefs. Akan tetapi, data yang diberikan oleh UberSuggest cukup terbatas dan tidak selengkap yang diberikan oleh Ahrefs.

Teman-teman juga tidak bisa leluasa menggunakan fitur untuk memfilter keywords di UberSuggest sesuai dengan yang teman-teman inginkan sebagaimana yang terdapat pada Ahrefs.

Meski demikian, ketika teman-teman meng-export data Top Pages dari UberSuggest, maka teman-teman sudah mendapatkan data URL, Est. Visit dan termasuk juga detail Meta Title dari website teman-teman.

Adapun langkah-langkah untuk export data Top Pages dan Top Keywords dari UberSuggest adalah sebagaimana berikut:

Pertama, untuk mengambil data Top Pages, teman-teman harus login terlebih dahulu menggunakan akun premium.

Agar teman-teman mendapatkan data yang lebih valid dan lengkap, daripada menggunakan versi gratis yang mana jumlah rows-nya sangat terbatas dan metrics yang ditampilkan tidak akurat.

Teman-teman bisa melihat pada side bar menu di samping kiri, klik pada tab Traffic Estimation, kemudian pilih Top Pages by Traffic.

Selanjutnya, teman-teman tulis nama domain teman-teman di Search Box yang sudah disediakan, serta pilih country sesuai dengan target audience dari website teman-teman.

Kemudian tekan enter atau klik button Search.

Teman-teman dapat melihat bahwa di bawah Search Box terdapat button untuk Export to CSV, fungsinya adalah untuk meng-export data Top Pages termasuk Est. Visits, backlinks dan Social Share.

Pada sisi kanan button Export to CSV, terdapat button Copy to Clipboard, fungsinya adalah untuk mengcopy semua URL website ke dalam clipboard. Disisi kanannya lagi, terdapat berapa jumlah rows yang bisa teman-teman export dari UberSuggest.

Jika jumlah Top Pages teman-teman lebih dari 500, maka teman-teman harus scroll hingga ke bawah dan klik next untuk menampilkan semua Top Pages yang teman-teman miliki.

Disarankan pula, agar teman-teman mengklik next hingga batas maksimal dari Top Pages website teman-teman atau sampai mencapai limit maksimal dari Subscription Plan yang teman-teman miliki.

Langkah yang terakhir adalah dengan mengklik Export to CSV.

Yang kedua adalah mengambil data Top Keywords.

Untuk mendapatkan data Top Keywords dari UberSuggest, teman-teman pilih Keyword Research pada tab di samping kiri, kemudian pilih Keywords by Traffic.

Teman-teman juga perlu untuk scroll ke bawah dan klik next hingga batas maksimal untuk mendapatkan seluruh Top Keywords yang teman-teman miliki.

Jika teman-teman merasa sudah cukup, silahkan klik button Export to CSV.

*****

Demikianlah pembahasan tentang Penyetaraan Istilah dan Data Primer yang perlu untuk teman-teman persiapkan ketika ingin membuat Topic Cluster dan melakukan SEO Analysis menggunakan Content Gap Validator.

Cara seperti ini, juga bisa teman-teman gunakan untuk mengambil data website milik kompetitor, misalnya untuk melakukan Competitive Analaysis atau Topic Ownership Measurement.

Pada video selanjutnya, kita akan membahas tentang bagaimana cara import data ke Content Gap Validator untuk membuat Topic Cluster dan SEO Analysis.

Jika teman-teman memiliki pertanyaan terkait video ini, silahkan tulis pertanyaan teman-teman di kolom komentar.

Sampai jumpa lagi di video berikutnya…

Alif Nuryasin

SEO Specialist & Digital Marketing Enthusiast. Man behind SEO Tool Content Gap Validator. I help businesses to build their audience through organic channel.
Recent Post
SEO Competitive Analysis: Topic Ownership Measurement

SEO Competitive Analysis: Topic Ownership Measurement

Dalam video kali ini, saya ingin share kepada teman-teman bagaimana caranya untuk melakukan Competitive Analysis: Topic Ownership Measurement menggunakan Content Gap Validator. Materi yang saya sampaikan dalam video kali ini adalah ringkasan dari slide yang pernah...

Cara import data ke Content Gap Validator

Cara import data ke Content Gap Validator

Dalam video kali ini, saya ingin share kepada teman-teman, bagaimana proses import data website dan Topic Ideas ke Content Gap Validator untuk membuat Topic Cluster dan SEO Analysis. Pada kesempatan ini, saya juga ingin menunjukkan fitur menarik yang ada di halaman...

Related Post
SEO Competitive Analysis: Topic Ownership Measurement

SEO Competitive Analysis: Topic Ownership Measurement

Dalam video kali ini, saya ingin share kepada teman-teman bagaimana caranya untuk melakukan Competitive Analysis: Topic Ownership Measurement menggunakan Content Gap Validator. Materi yang saya sampaikan dalam video kali ini adalah ringkasan dari slide yang pernah...

Show all comments: 0 comments.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest